Opini Jama'ah

Tiga Syarat Menjadi Ahli Ibadah

Tiga Syarat Menjadi Ahli Ibadah

Dalam kitab Tanbihul Ghafilin karya seorang ulama besar, yakni Imam Abu Laits As-Samarqandi dijelaskan bahwa ada tiga sifat yang dapat menjadikan seseorang sebagai ahli ibadah, yaitu: Khauf, Raja’, dan Hubb. Ketiga sifat ini akan membentuk keseimbangan dalam hati seorang mukmin dalam mengingat Allah SWT. Berikut ulasannya: 1. KHAUF (TAKUT KEPADA ALLAH) Khauf adalah rasa takut kepada Allah SWT. Perasaan ini akan membuat seseorang secara sadar meninggalkan maksiat dan tidak berani melalaikan kewajiban. Selain itu, Rasulullah ﷺ juga pernah menjelaskan bahwa ...

Kajian Pra-Tarawih 16 Ramadhan 1447 H

Fiqih Tenggang Rasa

Salah satu pelajaran penting dalam Islam adalah memahami perbedaan kondisi manusia ketika beribadah secara berjamaah dan ketika sendirian. Suatu ketika ada seorang sahabat mengadu kepada Rasulullah ﷺ karena seorang imam membaca terlalu panjang dalam shalat berjamaah sehingga memberatkan jamaah. Maka Rasulullah ﷺ menegur hal tersebut dan memberikan prinsip penting dalam kepemimpinan ibadah. Rasulullah ﷺ bersabda:             ⁠إِذَا صَلَّى أَحَدُكُمْ لِلنَّاسِ فَلْيُخَفِّفْ، فَإِنَّ فِيهِمُ الضَّعِيفَ وَالسَّقِيمَ وَالْكَبِيرَ، وَإِذَا صَلَّى لِنَفْسِهِ فَلْيُطَوِّلْ مَا شَاءَ Artinya: “Jika salah seorang dari kalian mengimami manusia, ...

Kajian Bakda Shubuh, 15 Ramadhan 1447 H / Rabu, 4 Maret 2026 | Masjid Al-Mabrur Desa Meunasah Masjid, Kota Lhokseumawe

Wajib Syukur Dan Sabar

Dalam kehidupan seorang mukmin, ada dua sikap utama yang selalu berjalan beriringan: syukur dan sabar. Dua sikap ini menjadi fondasi dalam menghadapi berbagai keadaan hidup, baik ketika mendapatkan nikmat maupun ketika diuji dengan kesulitan. Allah SWT menciptakan kehidupan ini dengan berbagai bentuk ujian. Ada saatnya manusia diberikan kelapangan, kesehatan, harta, dan kebahagiaan. Namun ada pula masa di mana manusia diuji dengan kesempitan, penyakit, dan berbagai cobaan. Karena itulah seorang mukmin dituntut untuk selalu berada di antara dua sikap: bersyukur ketika ...

Opini Jama’ah

Inflasi: Pencuri yang tak Pernah Ditangkap

Oleh Dr. Muhammad NasirDosen Tetap Program Studi Magister Keuangan Islam Terapan, Politeknik Negeri Lhokseumawe; Peneliti Sosial–Kemasyarakatan; Pembina Yayasan Generasi Cahaya Peradaban Bayangkan sejenak: setiap kali Anda menabung, ada tangan tak terlihat yang perlahan mengambil sebagian nilainya tanpa Anda sadari. Bukan karena perampok bersenjata, bukan pula karena peretas digital, melainkan akibat sesuatu yang dianggap “biasa saja” , inflasi. Ia datang perlahan, tanpa bunyi, namun meninggalkan jejak yang dalam di dapur rumah tangga, di neraca keuangan negara, bahkan di hati rakyat kecil ...

Opini Jama’ah

Pajak Sama Mulianya dengan Zakat: Tafsir Baru atau Distorsi Syariat?

Oleh Dr. Muhammad NasirDosen Tetap Program Studi Magister Keuangan Islam Terapan, Politeknik Negeri Lhokseumawe; Peneliti Sosial–Kemasyarakatan; Pembina Yayasan Generasi Cahaya Peradaban DALAM perdebatan publik mengenai keadilan fiskal, muncul wacana yang menimbulkan kontroversi: pajak dianggap setara dengan zakat. Bagi sebagian pihak, klaim ini terlihat progresif, bahkan visioner, sebagai upaya menyelaraskan kewajiban agama dengan kewajiban negara. Namun, dari perspektif syariat, pertanyaan mendasar muncul: apakah pajak dapat disetarakan dengan zakat yang bersumber dari wahyu? Ataukah pernyataan ini justru mengaburkan hakikat ibadah Islam yang ...

Pak Presiden: Jika Ini Bukan Bencana Nasional, Lalu Apa?
Opini Jama’ah

Banjir Menggulung, Pemimpin Meraung

Aceh, Sumatera, dan Malam yang Tak Pernah Bersinar Malam itu, Aceh menunggu cahaya tapi yang datang hanyalah gelap. Di layar televisi, Menteri ESDM tegas: “Malam ini nyala semua, 97 persen!” Tepuk tangan menggema di ruang rapat, namun Banda Aceh tetap gelap. Aceh Besar setengah terang, Meulaboh dan Nagan Raya tenggelam dalam malam lebih panjang daripada janji. Seorang ibu di tenda pengungsian menyalakan lilin untuk bayinya. Ia menatap jalan tertutup lumpur: “Kami tidak minta hadiah, hanya lampu, dokter, bantuan yang sampai.” ...

Pak Presiden: Jika Ini Bukan Bencana Nasional, Lalu Apa?
Opini Jama’ah

Pak Presiden: Jika Ini Bukan Bencana Nasional, Lalu Apa?

Oleh Dr. Muhammad NasirDosen Tetap pada Program Studi Magister Keuangan Islam Terapan, Politeknik Negeri Lhokseumawe; Peneliti Sosial–Kemasyarakatan; Pembina Yayasan Generasi Cahaya Peradaban. Hujan memang tak pernah meminta izin untuk turun, dan sungai tak bisa disumpah agar selalu patuh pada tepinya. Namun, ketika air meluap serentak, tanah longsor menimbun desa, dan ratusan ribu manusia kehilangan rumah serta penghidupan, negara tak lagi boleh berlindung di balik bahasa cuaca. Pada titik inilah bencana alam berhenti menjadi peristiwa alamiah dan berubah menjadi ujian kepemimpinan. ...